Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor

Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor - Hallo Oto Mania Berita Otomotif Terupdate, Pada Artikel otomotif kali ini berjudul Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor telah kami persiapkan dengan seksama untuk sahabat otomotif baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga artikel otomotif terupdate dan terbaru Artikel Trending, yang kami tulis ini dapat memberi inspirasi dan nilai positif sebagaimana mestinya.

Judul : Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor

link : Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor

Motobalapan | Karena tak mamapu bayar biaya rumah sakit di RSU Mitra Medika, jenazah balita berusia tiga tahun Amanda Sari, akhirnya ditebus keluarga dengan menggadaikan sepeda motor Honda Vario.

Soni Junita, kasir rumah sakit menerangkan, pasien meninggal dunia sekira pukul 09.25 Wib, numun sampai pukul 10.30 Wib, keluarga pasien belum juga turun ke meja kasir, karena pasien itu adalah pasien umum.

Kemudian kasir kembali menelepon ke ruangan ICU agar keluarga pasien turun ke kasir. Saat keluarga pasien turun ke meja kasir, kasir menjelasakan kepada pihak keluarga pasien bahwa biaya pengobatan pasien mencapai Rp10 juta lebih.

“Usai mendengar penjelasan biaya pengobatannya, keluarga pasien mengatakan kepada kami, bentar ya, kita akan rembuk dulu,” kata Soni Junita, didampingi dokter bernama Jane kepada awak media di depan meja resepsionis RSU Mitra Medika, Selasa (29/5/2018) sore.

Sekira pukul 11 lewat, sambungnya, keluarga pasien kembali mendatangi costemer servis dan mengatakan bisa tidak minta tolong kalau pasien menggunakan BPJS saja.

“Harusnya BPJS-nya siap hari ini, berhubung karena hari ini tanggal merah, nah pasien ini umum,” ujarnya.

Lanjutnya, sekira pukul 12 kurang, pihaknya meminta deposit sekitar Rp 2,5 juta, seperempat dari jumlah tagihan. Namun, kelurga pasien bilang, untuk rembuk lagi masalah Rp2,5 juta itu.

Setelah berembuk, sekira pukul 14 kurang, penjaga siang sudah datang. Baru keluarga pasien membayar, yang Rp2,5 juta, saat itu juga pihaknya meminta jaminan sepeda motor Honda Vario milik keluarga sebagai jaminannya bahwasanya mereka bersedia untuk membayar sisa tagihan.

Sekitar pukul 14 lewat, pihak rumah sakit melakukan persiapan dan sampailah sekira pukul 14.30 Wib, siap itu langsung berangkat.

Ketika disinggung, mengapa tidak ada kebijakan dari rumah sakit untuk segera memulangkan pasien ke rumah duka, karena keluarga pasien ada yang menjamin. Soni Junita mengatakan, karena keluarga si pasien tidak ada menawarkan kebijakan seperti itu.

“Jadi kita takut untuk memberikan saran seperti itu duluan, karena kita takut nggak terjamin, alasannya, karena keluarga ketika disinggung masalah biaya, selalu mengatakan akan berdiskusi-berdikusi dulu,” ucapnya lagi.

Untuk sisa tagihan yang harus dibayar oleh keluarga korban kurang lebih Rp8 juta. Ketika disinggung lagi terkait keluarga pasien sedang mengurus BPJS, wanita berambut panjang ini menjelaskan, bahwa BPJS pasien masih dalam pengurusan. Nah, setelah pasien meninggal dunia, BPJS itu tidak berlaku lagi. Makanya, otomatis dia jadi pasien umum.

Saat disinggung, apakah peraturan di rumah sakit tersebut harus menyita sepeda motor karena keluarga pasien belum mampu membayar uang tagihan, wanita itu langsung membantahnya.

“Bukan begitu pak, karena keluarga si pasienkan belum bersedia membayar. Kita kan menunggu pembayaran itu. Dan biayanya sampai sekitar Rp10 juta, karena pasien dirawat di ruangan ICU selama tiga hari. Dan perawatan di ICU itu adalah intensif care, dan alat-alat serta biaya dokter di ruangan ICU itu kan mahal,” tandasnya.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri SH, SiK mengatakan, begitu mendapat berita tentang adanya balita berumur tiga tahun meninggal dunia dan sempat tertahan di rumah sakit Mitra Medika ini, pihaknya langsung mendatangi rumah sakit guna mengecek kebenarannya. Setelah pihaknya mendatangi rumah sakit tersebut, ternyata benar ada balita berumur tiga tahun bernama Amanda Sari meninggal dunia, dan posisinya sudah dirawat tiga hari di rumah sakit ini.

” Jadi tadi sudah sama-sama kita dengarkan dari pihak rumah sakit, bahwasannya bahwa ada masalah uang administrasi perawatan yang harus dibayarkan. Dan yang kita dengar tadi sudah ada yang dibayar lebih kurang 1/4 dari total yang ada. Dan kita dengar juga tadi ada sepeda motor sebagai jaminan. Makanya lebih kurang pukul 15.00 Wib, jenazah almarhumah Ananda Amanda Sari sudah dipulangkan ke rumah duka,” kata Kompol Faidil kepada wartawan di depan pintu Rumah Sakit Mitra Medika.

Demikianlah Artikel Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor

Sekianlah artikel Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tak Mampu Bayar Biaya Rumah Sakit, Jenazah Balita Ditebus dengan Motor dengan alamat link https://motobalapan.blogspot.com/2018/05/tak-mampu-bayar-biaya-rumah-sakit.html

Subscribe to receive free email updates: