Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan

Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan - Hallo Oto Mania Berita Otomotif Terupdate, Pada Artikel otomotif kali ini berjudul Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan telah kami persiapkan dengan seksama untuk sahabat otomotif baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga artikel otomotif terupdate dan terbaru Artikel Trending, yang kami tulis ini dapat memberi inspirasi dan nilai positif sebagaimana mestinya.

Judul : Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan

link : Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan

Motobalapan |
Seorang wartawan Meksiko, Gumaro Perez (34), dibunuh oleh orang tidak dikenal pada Selasa (19/12). Lembaga Komite Perlindungan Jurnalis bermarkas di New York, Amerika Serikat, mencatat sudah 95 pewarta Meksiko dibunuh sejak 1992. Dari seluruhnya, 43 kasus berhubungan dengan materi dan hasil liputan mereka.

Dilansir dari laman Associated Press, Rabu (20/12), insiden pembunuhan Gumaro Perez terjadi di Kota Acayacuan, Negara Bagian Veracruz. Saat itu Perez sedang menemani anaknya di sekolah sedang menggelar acara menjelang natal. Menurut aparat kepolisian setempat, pelaku tanpa ragu masuk ke dalam kelas dan langsung melepaskan tembakan ke arah Perez hingga pewarta itu tewas.

Menurut istri mendiang Perez, Adelina Mendoza, sang suami sengaja menyempatkan diri datang ke sekolah buat menemani anaknya, sebab dia harus pergi karena ada urusan. Dia tidak menyangka itu adalah pertemuan yang terakhir dengan sang suami.

"Saat saya meninggalkan sekolah, anak menghampiri bersama temannya. Saya kemudian memeluk dan menciumnya. Saat itu juga saya mendengar suara letusan. Saya kira itu suara petasan anak-anak. Tuhan maha tahu, sebab anak saya tidak harus melihat bagaimana ayahnya meninggal," kata Mendoza.

Perez selama ini memasok berita kejahatan buat sejumlah media massa setempat. Dia juga mendirikan situs berita La Voz del Sur, dan digaet pemerintah daerah buat menjalankan program perlindungan pewarta sejak dua tahun lalu. Tugasnya adalah melatih para jurnalis supaya peka dengan pertanda bahaya yang berhubungan dengan pekerjaan mereka.

Mendoza mengakui kalau pekerjaan suaminya memang berisiko tinggi. Bahkan, tahun lalu dia pernah mendesak Perez tidak lagi menjadi wartawan dan memintanya membuka usaha rumah makan bersama. Namun, ternyata sang suami tetap memilih menjadi pewarta.

Aparat penegak hukum setempat menyatakan sedang mencari pelakunya. Sejawat mendiang Perez berharap pelakunya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Koran Terpaksa Ditutup Karena Wartawan Banyak Dibunuh
Sementara voaindonesia.com mengabarkan, karena situasi yang tidak aman bagi wartawan, Norte, sebuah koran lokal di Juarez, kota perbatasan Meksiko, mulai April 2017 lalu dinyatakan tutup.

Norte, koran lokal di Juarez, kota perbatasan Meksiko, mulai hari Minggu dinyatakan tutup karena situasi yang tidak aman bagi wartawan. Meksiko adalah salah satu negara paling mematikan di dunia bagi pekerja media.

Eksekutif Norte, Oscar Cantu Murguia memberitahu pembaca tentang penutupan itu dalam surat perpisahan berjudul “Adios!'' yang dimuat pada halaman depan koran dan online media itu. Ia mengutip pembunuhan wartawan Miroslava Breach baru-baru ini di kota Chihuahua. Kota tersebut, seperti Juarez, terletak di negara bagian Chihuahua. Breach adalah reporter untuk koran nasional La Jornada, yang juga berkolaborasi dengan Norte.

Demikianlah Artikel Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan

Sekianlah artikel Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Meksiko Jadi Tempat Pembantaian Wartawan dengan alamat link https://motobalapan.blogspot.com/2017/12/meksiko-jadi-tempat-pembantaian-wartawan.html

Subscribe to receive free email updates: