Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter

Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter - Hallo Oto Mania Berita Otomotif Terupdate, Pada Artikel otomotif kali ini berjudul Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter telah kami persiapkan dengan seksama untuk sahabat otomotif baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga artikel otomotif terupdate dan terbaru Artikel Trending, yang kami tulis ini dapat memberi inspirasi dan nilai positif sebagaimana mestinya.

Judul : Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter

link : Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter

Motobalapan | Pelayaran di selat Sunda di pelabuhan Bakauheni, Lampung, ditutup sampai batas waktu yang tak ditentukan akibat cuaca buruk yang disertai angin. Bahkan sejumlah truk yang berada di dalam kapal terguling karena goyangan ombak yang mencapai ketinggian 5 meter.

Seperti ditayangkan Liputan6 Pagi SCTV, Jumat (1/12/2017), penumpang kendaraan yang hendak menyebrang ke pulau Jawa tertahan di pelabuhan Bakauheni, Lampung, karena cuaca ekstrem. Angin kencang disertai gelombang dengan ketinggian 5 meter lebih membuat pihak KSOP dan ASDP pelabuhan Bakauheni menutup sementara semua pelayaran penyebrangan kapal roro sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Penundaan keberangakatan kapal dilakukan demi keselamatan penumpang. Bahkan cuaca ekstrem juga menyebabkan truk angkutan barang bermuatan pipa raksasa terguling di dalam kapal saat hendak bersandar.

Sementara Tribunlampung.co.id melaporkan, ombak setinggi 5 meter menerjang dermaga Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis sore, 30 November 2017.  Akibatnya, pelayanan arus penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak di Banten, ditutup sementara. Penutupan ini dikarenakan kondisi cuaca yang cukup ekstrem di perairan selat Sunda.

Humas PT. ASDP cabang Bakauheni, Saifulillah Harahap mengatakan berdasarkan informasi BMGK gelombang laut di perairan selat Sunda diperkirakan mencapai 5 meter. Dengan kecepatan angin mencapai 45 hingga 50 knot. "Untuk sementara keberangkatan kembali ke Merak ditunda sampai kondisi cuaca memungkinkan," ujarnya kepada Tribun Lampung.

Ia mengatakan hingga malam ini kondisi cuaca diserkitar pelabuhan Bakauheni masih cukup ekstrem.
Dimana angin kencang dan gelombang tinggi masih terjadi.

Merak Juga Tutup
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memutuskan untuk melakukan penutupan sementara layanan penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni.

Itu dilakukan menyusul kondisi cuaca yang sangat ekstrem pada Kamis sore terhitung pukul 17.45 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan Rapat koordinasi antara PT ASDP, Gapasdap , Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten, dan KSOP Merak yang berlangsung pada Kamis sore.

“Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, karena cuaca di Merak sangat extrem dimana tinggi sudah gelombang mencapai 5 meter dan kecepatan angin diatas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara,” tutur PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Intan Sugiharti.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, PT ASDP sangat memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang.

“Cuaca sangat ekstrem, jadi layanan terpaksa kami tutup sementara. Kepada seluruh penumpang yang sudah berada di lingkungan pelabuhan maupun yang masih dalam perjalanan diimbau bersabar. Kami akan menunggu sampai kondisi cuaca benar-benar aman bagi pelayaran,” tuturnya.

PT ASDP juga terus berkoordinasi dengan stakeholder termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini.

“Kami memohon pengertian dari pengguna jasa. Hal ini menyangkut keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak berangkat, daripada tidak pernah sampai sama sekali,” tuturnya. (LLJ).

Truk Terguling
Angin kencang dan gelombang tinggi di melanda perairan Selat Sunda pada hari ini, Kamis, 30 November 2017.Berpengaruh pada pelayanan arus penyeberangan pelabuhan Bakauheni-Merak.
Sebuah kendaraan trailer mengangkut tiang benton terguling di dalam lambung kapal KMP Titian Murni. Kapal ini sedang dalam perlayaran dari pelabuhan Merak menuju Bakauheni pada Kamis sore ini.

Mobil trailer terguling karena kapal bergoyang hebat akibat hembasan gelombang yang cukup besar dan kuat.Tidak hanya membuat satu mobil mengangkut tiang beton terguling. Kuatnya gelombang di selat sunda membuat banyak penumpang kapal mengalami mabuk akibat kapal yang bergoyang kuat terkena ombak.

"Tadi ombak dan angin cukup kuat. Kapal goyangnya cukup kencang. Sebagian penumpang sempat mabok dan muntah," ujar salah satu penumpang.

Humas PT. ASDP cabang Bakauheni, Saifulillah Harahap membenarkan jika ada mobil trailler mengangkut tiang beton terguling didalam lambung kapal KMP Titian Murni akibat gelombang dan angin kencang di perairan selat Sunda yang membuat kapal bergoyang kuat.


Dampak Siklon Tropis Dahlia.
Tingginya gelombang di Selat Sunda ini merupakan dampak dari Siklon Tropis Dahlia. BMKG merilis dampak dari siklon tropis dahlia adanya hujan lebat dan gelombang tinggi di Lampung.

1. Analisa 30 November 2017 pukul 19.00 WIB :

  • - Posisi : Samudera Hindia sebelah selatan Jakarta, sekitar 9,5LS, 106,9BT (sekitar 375 km sebelah selatan Jakarta)
  • - Arah dan kecepatan gerak : tenggara , kecepatan 12 knots (22 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia
  • - Tekanan terendah : 994 mb
  • - Kekuatan : 75 km/jam (40 knots)



2. Prakiraan 24 jam (tanggal 1 Desember 2017 pukul 19.00 WIB) :

  • - Posisi : Samudera Hindia sebelah selatan tenggara Jakarta, sekitar 10,8LS, 109,6BT (sekitar 610 km sebelah selatan tenggara Jakarta)
  • - Arah dan kecepatan gerak: Timur tenggara, kecepatan 7 knots (13 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia
  • - Tekanan terendah : 989 mb
  • - Kekuatan : 85 km/jam (45 knots)


3. Dampak di wilayah Indonesia :
Siklon Tropis DAHLIA memberikan dampak berupa :

  • - Hujan sedang hingga lebat di Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat
  • - Angin kencang > 20 knot di pesisir barat Bengkulu hingga Lampung, Banten bagian selatan, dan Jawa Barat bagian selatan.
  • - Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 meter di Perairan barat Kep.Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan selatan Jawa Timur.
  • - Gelombang laut dengan tinggi 4.0 - 6.0 meter di Perairan P.Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa.

(*)

Demikianlah Artikel Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter

Sekianlah artikel Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pelabuhan Bakauheni dan Merak ditutup karena ombak capai 5 meter dengan alamat link https://motobalapan.blogspot.com/2017/11/pelabuhan-bakauheni-dan-merak-ditutup.html

Subscribe to receive free email updates: