Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula

Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula - Hallo Oto Mania Berita Otomotif Terupdate, Pada Artikel otomotif kali ini berjudul Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula telah kami persiapkan dengan seksama untuk sahabat otomotif baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga artikel otomotif terupdate dan terbaru Artikel Trending, yang kami tulis ini dapat memberi inspirasi dan nilai positif sebagaimana mestinya.

Judul : Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula

link : Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula

Motobalapan |
 Mendag dan Komisi VI DPR tinjau proses pengolahan gula rafinasi menjadi gula konsumsi di Banten

Pemerintah  memastikan  industri  gula  dalam  negeri  yang  mendapatkan penugasan  mengolah  gula  rafinasi  (raw  sugar)  menjadi  gula  konsumsi,  dapat  memenuhi  target  kebutuhan gula masyarakat, khususnya menjelang puasa Ramadan dan perayaan Idul Fitri tahun  ini.

Menteri Perdagangan bersama Satgas Pangan dan didukung Komisi VI DPR RI melakukan pengawasan ke sejumlah industri gula nasional di Provinsi Banten, pada Kamis (9/4).
“Kementerian Perdagangan yang bersinergi dengan Satgas Pangan dan didukung Komisi VI DPR RI melakukan  stabilisasi  harga  dan  memastikan  secara  langsung  bahan  baku  gula  mentah  dan rafinasi  yang  siap  diproduksi  dan  stok  hasil  produksi  siap  didistribusikan  sehingga  ketersediaan  gula pasir aman di masyarakat, terutama mengantisipasi permintaan menjelang puasa Ramadan dan Idul Fitri,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Pada Kamis (9/4), Kementerian Perdagangan melakukan pengawasan langsung ke dua pabrik gula PT Angels Product dan PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ) yang berlokasi di Provinsi Banten. Kedua perusahaan tersebut telah mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk memproduksi gula konsumsi dari raw sugar berdasakan Surat Penugasan No. 298/M-DAG/SD/2/2020.

“Penugasan  pemerintah  kepada  PT  Angels Product  dan  PT  Sentra  Usahatama  Jaya  dilaksanakan dengan baik. PT Angels Product yang berlokasi di Bojonegara mendapatkan mandat mengolah 10 ribu ton gula rafinasi menjadi gula konsumsi dan sudah terealisasi 3.000 ton.  Sisanya masih terus diproduksi.  Sedangkan  PT  Sentra  Usahatama  Jaya  yang  berlokasi  di  Kawasan  Industrial  Estate Cilegon  II  (KIEC  II)  telah  mendapatkan  penugasan  20  ribu  ton  dan  saat  ini  sudah  terdistribusi sebanyak 2.025 ton,” tegas Menteri Agus Suparmanto.

Menteri  Perdagangan  menambahkan,  pemerintah  akan  terus  melakukan  pemantauan  kepada
pabrik gula rafinasi yang sudah mendapat penugasan khusus untuk memproduksi gula konsumsi
atau gula kristal putih (GKP). Dengan penugasan ini diharapkan stok gula konsumsi aman hingga
Lebaran nanti.

“Dengan tersedianya stok gula di pasar, harga gula dapat dipastikan turun dan mencapai harga
eceran  tertinggi  (HET)  yang  ditetapkan  pemerintah,  yakni  Rp12.500/kilogram,”  imbuh  Menteri Agus.Sinergi dengan Satgas Pangan terus dilakukan untuk memantau harga gula di pasar rakyat dan ritel modern. Tindakan tegas akan dilakukan jika masih ada pedagang yang menjual gula dengan harga melebihi HET.

“Pemerintah  sudah  menetapkan  HET  gula  Rp12.500/kilogram.  Jika  harga  gula  pasir  dijual  lebih tinggi  dari  harga  yang  sudah  ditetapkan,  saya  bersama  Satgas  Pangan  akan  lakukan  tindakan tegas," terang Menteri Agus Suparmanto.

“Untuk  itu  semua  pedagang  tradisional  maupun  retail  modern  diminta  segera  mematuhi
ketetapan  pemerintah  dengan  tidak  mencoba  mempermainkan  harga  sehingga  menyulitkan
masyarakat,” tegas Menteri Perdagangan.

Selain  itu,  Menteri  Agus  Suparmanto  juga  menegaskan  sejauh  ini  wabah  COVID-19  tidak
mempengaruhi proses produksi gula. “Produksi gula tidak terdampak wabah COVID-19 dan saya pastikan cukup aman. Bahan baku juga aman, tidak ada kendala," ujar Mendag Agus.

Sementara  itu,  Wakil  Ketua  Komisi  VI  DPR  RI   Aria  Bima  mengapresiasi  upaya  Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam menstabilisasi harga.  “DPR RI selain mengapresiasi  langkah strategis dan konkrit pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, yang turun langsung  ke industri  hulu  untuk  melihat  secara  langsung  proses  produksi  gula  rafinasi  menjadi  gula  pasir. Tujuannya jelas untuk menstabilisasi harga gula, mulai dari produsen hingga ke pasar ritel,”  tegas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima.

Mendag menjelaskan bahwa pemerintah bersama Komisi VI DPR RI dan Satgas Pangan bersinergi untuk melakukan stabilisasi harga gula

Sedangkan   Kombes Didik  Sugiarto  juga  menegaskan  bahwa bersama  Kementerian Perdagangan aparat  Kepolisian  akan  terus  mengawal  proses  produksi  gula  ini  dari  hulu  hingga  hilir  bahkan sampai distribusinya ke masyarakat.

“Kami  melakukan  pengawalan  dari  hulu  ke  hilir.  Kemasan  gula  ini  tertera  harga
Rp12.500/kilogram.  Harga  ini  sesuai  ketetapan  pemerintah  dan  harus  dikawal  sampai  ke
pedagang, juga di ritel-ritel modern dan pasar-pasar rakyat,” kata Didi.

Ditemui terpisah Humas PT Angels Products David Raditya mengatakan bahwa “PT Angels Products diberikan penugasan sebesar 10.000 ton dan saat ini sudah memproduksi sebanyak 3.000 ton dan telah  didistribusi  sebanyak  2.000  ton.  Tentu  kami  harus  mendukung  program  Pemerintah  agar stabilisasi harga gula bisa tercapai. Diharapkan dari produksi ini dapat menjaga ketersediaan stok gula yang aman menghadapi kebutuhan di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.”

Dari pihak PT. SUJ disampaikan pula bahwa  “PT. SUJ telah memproduksi sebanyak 4.375 ton dari penugasan  sebanyak  20.000  ton,  dan  telah  didistribusikan  sebanyak  2.025  Ton.  Kami  berusaha maksimal  segera  menyelesaikan  program  ini  untuk  mendukung  Pemerintah  dalam  ketersediaan Gula."

Turut mendampingi Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat melakukan kunjungan ke pabrik
gula di Bojonegara dan Cilegon, Banten, antara lain Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza, Wakil Ketua Aria Bima dan Wakil Ketua Mohamad Hekal, serta salah satu anggota Komisi VI Nasril Bahar. Selain itu hadir pula Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen (Pol) Wahyu Hadiningrat, Kepala Satgas Pangan Brigjen (Pol) Daniel Tahi Monang, Kepala Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus)  Kombes  (Pol)  Didik  Sugiarto,  serta  Kepala  Dinas Perindustrian  dan  Perdagangan Provinsi Banten H. Babar Suharso.


Demikianlah Artikel Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula

Sekianlah artikel Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Lawan COVID-19: Komisi VI DPR Dukung Mendag Gandeng Satgas Pangan untuk Awasi Distribusi Gula dengan alamat link https://motobalapan.blogspot.com/2020/04/lawan-covid-19-komisi-vi-dpr-dukung.html

Subscribe to receive free email updates: